Workshop #1 Review Penyusunan Proposal Pendirian Program Studi Arsitektur Bersama Prof. Ir. Triatno Judho Hardjoko, M.Sc., Ph.D.
.jpg)
Workshop #1 Review Penyusunan Proposal Pendirian Program Studi Arsitektur Bersama Prof. Ir. Triatno Judho Hardjoko, M.Sc., Ph.D.
Pada Jumat, 17 September 2019, Hotel Grand Ambarukmo menjadi tempat penyelenggaraan seminar strategis yang membahas tema "Penyusunan Proposal Program Studi Arsitektur" di Ruang Pertemuan Surya Putra. Dalam acara ini, Prof. Ir. Triatno Judho Hardjoko, M.Sc., Ph.D. dari Universitas Indonesia, menjadi narasumber yang memberikan wawasan mendalam terkait proses penyusunan proposal tersebut.
Seminar ini diawali dengan penekanan pada pentingnya memahami konsep arsitektur sebagai fokus utama, agar pendidikan arsitektur tidak terlalu meluas dan menjauh dari inti materi. UIN Sunan Kalijaga didorong untuk menonjolkan kekhasan dalam pendidikan arsitektur yang berbeda dari institusi lain, menciptakan suatu identitas yang dapat menambah nilai pada program studi arsitektur di UIN Sunan Kalijaga.
Pemaparan selanjutnya mengenai aspek peningkatan program studi menyoroti lima elemen utama: Input, Program, Kurikulum, dan Output yang dipengaruhi oleh infrastruktur, serta aspek manajemen. Kepentingan visi program studi dan cakupannya dibahas secara mendalam, dengan pertimbangan apakah hanya mencakup tingkat regional atau nasional, mengingat lulusan UIN akan bersaing dengan mahasiswa lulusan universitas lain di dunia kerja.
Profesor Triatno Judho Hardjoko menegaskan bahwa misi program studi arsitektur harus dirinci dengan jelas untuk mencapai visi yang telah ditetapkan. Kompetensi utama dalam pendidikan arsitektur, menurutnya, harus difokuskan pada keterampilan desain, dengan penekanan pada aspek keislaman yang dapat mendukung dan membedakan lulusan Arsitektur UIN Sunan Kalijaga.
Pentingnya menyusun kurikulum yang responsif dan sesuai dengan capaian lulusan S1 disoroti, termasuk upaya untuk merampingkan mata kuliah sesuai dengan profil lulusan yang diinginkan. Moralitas juga ditempatkan sebagai elemen kunci, dengan penguatan moral pada setiap pembelajaran.
Dalam konteks pembelajaran, Prof. Ir. Triatno menekankan perlunya mengembangkan mahasiswa menjadi individu yang kritis melalui metode pembelajaran aktif, tanpa menyalahkan mahasiswa atas pendapat yang mereka sampaikan. Puncak pembahasan mencakup pertimbangan untuk menghasilkan lulusan sebagai sarjana atau profesional yang siap terjun ke dunia arsitektur.
Seminar ini diakhiri dengan kata-kata kesimpulan dari Prof. Ir. Triatno, yang menegaskan komitmen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta untuk terus mendukung pengembangan akademis dan profesional para dosen, sebagai langkah strategis menuju penyelenggaraan pendidikan tinggi yang berkualitas dan relevan.
[hkn]