Mahasiswa Arsitektur UIN Sunan Kalijaga Telusuri Jejak Sejarah Islam di Kotagede
Langgar Dhuwur milik Bapak Achmad Charris Zubair
Langgar Dhuwur milik Bapak Achmad Charris Zubair
Langgar Dhuwur milik Bapak Achmad Charris Zubair
Langgar Dhuwur milik Bapak Achmad Charris Zubair
Langgar Dhuwur milik Bapak Achmad Charris Zubair
Dalam rangka memperdalam pemahaman mengenai warisan arsitektur Islam di Yogyakarta, 21 mahasiswa angkatan pertama Prodi Arsitektur UIN Sunan Kalijaga beserta 4 dosen pembimbing melaksanakan kuliah lapangan di kawasan Kotagede pada Senin, 27 Mei 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mengamati dan menganalisis bangunan-bangunan bersejarah yang memiliki nilai arsitektur dan sejarah yang tinggi.
Kuliah lapangan diawali dengan kunjungan ke Masjid Gedhe Mataram, salah satu ikon penting sejarah Islam di Jawa. Mahasiswa mempelajari peran masjid ini dalam penyebaran agama Islam serta proses akulturasi budaya Islam dan Hindu yang tercermin pada arsitekturnya. Selanjutnya, rombongan mengunjungi beberapa Langgar Dhuwur, yaitu musala keluarga yang berada di bagian atas rumah tradisional Jawa. Mahasiswa berkesempatan mengamati langgar dhuwur Boharen, sebuah bangunan bersejarah yang telah berusia lebih dari seabad. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat memahami karakteristik arsitektur langgar dhuwur serta upaya pelestarian yang dilakukan oleh masyarakat setempat.
Sebagai penutup, mahasiswa mengunjungi Omah UGM, sebuah rumah tradisional Jawa yang telah direvitalisasi oleh Universitas Gadjah Mada. Kunjungan ke Omah UGM memberikan gambaran mengenai proses preservasi bangunan cagar budaya serta upaya pelestarian nilai-nilai budaya Jawa.
Melalui kegiatan kuliah lapangan ini, diharapkan mahasiswa dapat semakin mengapresiasi kekayaan warisan budaya bangsa, khususnya dalam bidang arsitektur Islam. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya upaya pelestarian bangunan-bangunan bersejarah sebagai bagian dari identitas budaya bangsa.